ASI Terbaik Untuk Bayi dan Ibu
25 October 2005Diterjemahkan dari: Practical Hints on Breastfeeding, Second edition revised, hal. 1-3, terbitan oleh Breastfeeding Mothers’ Support Group (Singapore) , 2001.
Apakah ASI terbaik untuk bayi? Tentu saja. Setiap hewan mamalia mengeluarkan susu yang berbeda dalam komposisi, jenis, dan wujudnya. Susu sapi, contohnya, berwujud kental dan putih, sementara ASI lebih encer dan berwarna agak lebih pucat. Penelitian membuktikan bahwa komposisi ASI sangat berbeda dengan susu sapi. Karena itu, meskipun susu formula (yang terbuat dari susu sapi) sudah dimodifikasi supaya perbandingan kadar protein dan gulanya mirip dengan ASI, protein dan gula susu sapi tetaplah berbeda jenis daripada yang ada dalam ASI. ASI ‘dirancang’ khusus untuk pencernaan bayi yang baru lahir. Susu lain atau makanan cair lain bisa menimbulkan stress pada pencernaannya. Ada pula bayi bahkan mengalami reaksi alergi yang parah terhadap susu formula.
Kolostrum - Vital untuk Bayi
Dalam beberapa hari pertama setelah kelahiran, kolostrum keluar dari payudara untuk diminum bayi. Kolostrum TIDAK BISA diproduksi secara sintetis! Kolostrum berkhasiat khusus untuk bayi dan komposisinya mirip dengan nutrisi yang diterima bayi selama di dalam rahim. Kolostrum bermanfaat untuk mengenyangkan bayi pada hari-hari pertama hidupnya dan juga , seperti imunisasi, kolostrum memberi antibodi kepada bayi (perlindungan terhadap penyakit yang sudah pernah dialami sang ibu sebelumnya).
Kolostrum juga mengandung sedikit efek pencahar untuk menyiapkan dan membersihkan sistem pencernaan bayi dari mekonium (BAB pertama bayi yang berwarna hitam kehijauan). Proses ini juga mengurangi konsentrasi bilirubin (yang menyebabkan bayi kuning). Maka dari itu, kolostrum memiliki fungsi yang sangat vital dalam 10 hari pertama kehidupan bayi! Meskipun nantinya anda tidak dapat menyusui bayi dalam jangka waktu yang lama, sebisa mungkin kolostrum ini harus diberikan kepada bayi terlebih dahulu.
Manfaat ASI untuk Bayi
- ASI disesuaikan secara unik bagi bayi manusia, seperti halnya susu sapi adalah yang terbaik untuk sapi
- Komposisi ASI ideal untuk bayi
- Dokter sepakat bahwa ASI mengurangi risiko infeksi lambung-usus, sembelit, dan alergi
- Bayi ASI memiliki kekebalan lebih tinggi terhadap penyakit. Contohnya, ketika si ibu tertular penyakit (misalnya melalui makanan seperti gastro entretis atau polio), antibodi sang ibu terhadap penyakit tersebut diteruskan kepada bayi melalui ASI
- Bayi ASI lebih bisa menghadapi efek kuning (jaundice). Level bilirubin dalam darah bayi banyak berkurang seiring dengan diberikannya kolostrum dan mengatasi kekuningan, asalkan bayi tersebut disusui sesering mungkin dan tanpa pengganti ASI.
- ASI selalu siap sedia setiap saat bayi menginginkannya, selalu dalam keadaan steril dan suhu susu yang pas
- Dengan adanya kontak mata dan badan, pemberian ASI juga memberikan kedekatan antara ibu dan anak. Bayi merasa aman, nyaman dan terlindungi, dan ini mempengaruhi kemapanan emosi si anak di masa depan.
- Apabila bayi sakit, ASI adalah makanan yang terbaik untuk diberikan karena sangat mudah dicerna. Bayi akan lebih cepat sembuh.
- Bayi prematur lebih cepat tumbuh apabila mereka diberikan ASI perah. Komposisi ASI akan teradaptasi sesuai dengan kebutuhan bayi, dan ASI bermanfaat untuk menaikkan berat badan dan menumbuhkan sel otak pada bayi prematur.
- Beberapa penyakin lebih jarang muncul pada bayi ASI, di antaranya: kolik, SIDS (kematian mendadak pada bayi), eksim, Chron’s disease, dan Ulcerative Colitis.
- IQ pada bayi ASI lebih tinggi 7-9 point daripada IQ bayi non-ASI
Ini hanyalah sebagian kecil manfaat ASI untuk bayi
Manfaat ASI untuk Ibu
- Hisapan bayi membantu rahim menciut, mempercepat kondisi ibu untuk kembali ke masa pra-kehamilan dan mengurangi risiko perdarahan
- Lemak di sekitar panggul dan paha yang ditimbun pada masa kehamilan pindah ke dalam ASI
- Penelitian menunjukkan bahwa ibu yang menyusui memiliki resiko lebih rendah terhadap kanker rahim dan kanker payudara.
- ASI lebih hemat waktu karena tidak usah menyiapkan dan mensterilkan botol, dot, dsb
- ASI lebih praktis karena ibu bisa jalan-jalan ke luar rumah tanpa harus membawa banyak perlengkapan seperti botol, kaleng susu, air panas, dsb
- ASI lebih murah, karena tidak usah selalu membeli susu kaleng dan perlengkapannya
- ASI selalu bebas kuman, sementara campuran susu formula belum tentu steril
- Penelitian medis juga menunjukkan bahwa wanita yang menyusui bayinya mendapat manfaat fisik dan manfaat emosional
