Menyusui Itu Susah, Jendral!
6 December 2005Sewaktu hamil anak pertama, saya malees banget rasanya ikutan kelas-kelas hamil dan pengasuhan anak. Bukannya kenapa-kenapa, lantaran berdomisili di luar negeri, biaya kelas-kelas semacam itu cukup menguras kantong. Lebih baik uangnya dipakai untuk beli kebutuhan bayi. Karena itu, informasi seputar bayi hanya didapat dari buku, internet, dan dari ibu atau saudara. Saya lumayan gugup juga, wong baru anak pertama. Semua informasi dipelajari mendalam mulai dari cara memandikan bayi, membedong, dsb, KECUALI soal menyusui. Kenapa? Soalnya, meskipun saya tahu manfaat ASI sebagai makanan terbaik untuk bayi, waktu itu saya haqqul-yakin kalau yang namanya menyusui itu gampang banget, karena alatnya saja sudah tersedia di dada. Tinggal disodorkan ke bayi, cossss, beres. Tuh, ibu-ibu lain juga kelihatan mudah saja menyusui, gak ada masalah. Makanya, saya lebih konsentrasi untuk belajar yang lain saja.
Ternyata, oh, ternyata, setelah bayi saya lahir, saya baru tahu kalau menyusui itu nggak segampang kelihatannya. Wah, masa-masa itu betul-betul penuh perjuangan, airmata, dan darah.
(more…)
