Kisah ASI dari Saiba

14 March 2007

Saya Saiba, umi dari Sekar Kinasih (3 tahun) dan Tangguh Laskar Mujahid (1,5 bulan).

Kedua anak saya lahir dengan cesar, sehingga sangat disayangkan keduanya baru mendapatkan ASI hari kedua setelah melahirkan. Oleh pihak RS pada hari pertama di beri susu formula. Sebenarnya suami sudah meminta kepada bidan agar bayi saya sesegera mungkin dapat saya susui. Tapi waktu itu alasannya ibu dan bayinya masih dalam perawatan. Beginilah repotnya jika kita melahirkan di RS yang belum sayang bayi.

Sedih sekali rasanya, karena sebenarnya kami ingin anak kami bener-bener hanya mendapatkan ASI saja tanpa asupan lain selama 6 bulan pertama. Karena kami yakin akan keampuhan ASI dan itu terbukti anak-anak saya tumbuh sehat dan tidak mudah terserang penyakit.

Yang juga saya yakini adalah bahwa ASI juga bisa menjadi alat kontasepsi alami yang efektif. Anak pertama kami mendapatkan ASI sampai umur 2 tahun, dan selama itu kami tidak memakai alat kontrasepsi. Alhamdulillah setelah anak pertama kami di sapih, tidak lama kemudian saya hamil lagi.

InsyaAllah anak kedua kami juga akan kami beri ASi sampai umur 2 tahun juga, tapi untuk hamil lagi…kaya’nya pikir-pikir dulu deh…

Salam
Saiba (saibatul hairiyah)
Pidie-Aceh

Surat dari Mia Sutanto

3 March 2007

—–Original Message—–
From: rasutanto@cbn.net.id [mailto:rasutanto@cbn.net.id]
Sent: Saturday, March 03, 2007 11:23 PM
To: susuibu@gmail.com
Subject: Jadi Anggota

halo mbak-mbak pengasuh website,

nama saya Mia Sutanto dan saya adalah seorang Konselor Laktasi yang sudah
mengikuti program pelatihan konselor laktasi yang diselenggarakan oleh
Sentra Laktasi Indonesia berdasarkan modul 40jam WHO. Seandainya ada yang
ingin berkonsultasi secara langsung, ataupun ingin mendapatkan informasi
seputar ASI dan kegiatan menyusui saya dapat dihubungi di nomor:

0815 10002584
(more…)